Powered by Blogger.

Contact online

Industri Otomotif Jadi Kunci Kemenangan Obama

Washington, KompasOtomotif — Barack Obama kembali memimpin Amerika Serikat (AS) untuk periode kedua setelah berhasil memenangi pemilihan umum, hari ini (7/11). Kemenangan ini memberi harapan cerah dalam kelanjutan pengembangan mobil listrik di AS, yang menjadi salah satu agenda utama Obama pada empat tahun pertama kepemimpinannya, termasuk rencana standar emisi dan tingkat keselamatan baru yang sudah direncanakan sebelumnya. Bailout Industri otomotif merupakan salah satu sektor yang mendukung keberhasilan Obama memimpin AS, empat tahun silam, termasuk menggelontorkan dana bantuan 85 miliar dollar AS untuk menyelamatkan General Motors dan Chrysler pada 2009. Pria yang pernah tinggal di Menteng Atas, Jakarta Pusat, itu telah menggambarkan rencana detail pengembangan industri otomotif dalam periode kedua masa kekuasaannya, seperti rencana kepemilikan 500 juta lembar saham yang sampai saat ini masih dimiliki pemerintah pusat. Namun, terbatasnya pendanaan dan peraturan di pemerintahan akan dicarikan jalan keluar pada periode empat tahun ke depan. Obama pernah mengatakan bahwa Amerika bisa menjual mobil listrik 1 juta unit pada 2015. Dengan Obama terpilih kembali, berarti target itu bisa diwujudkan. Proyek pengembangan mobil listrik dan program ramah lingkungan lainnya disiapkan oleh Departemen Perlindungan Lingkungan AS (EPA). "Saya berharap kami bisa melanjutkannya lagi pada periode kedua dan mengembalikan semuanya sesuai jalur," komentar Roland Hwang, Direktur Tranportasi dari Natural Resources Defense Council, dilansir autonews (6/11/2012). Emisi Pabrikan mobil memang tidak akan seluruhnya menyetujui kebijakkan Obama. Namun, mereka sepakat mengikuti rata-rata konsumsi kendaraan yang ditetapkan bersama pemerintah daerah California. Isinya mewajibkan setiap kendaraan punya konsumsi BBM 54,5 mpg (23,1 kpl) pada 2025. Masih panjangnya waktu memberi kesempatan kepada pabrikan mobil untuk memenuhi persyaratan itu. Selain itu, peraturan wajib menempel stiker hasil konsumsi BBM di jendela mobil baru untuk kepentingan konsumen juga berhasil dipatuhi setiap merek. Terlebih lagi, Hyundai-Kia baru-baru ini tertangkap mengelabui konsumen dengan mencantumkan rata-rata BBM yang tidak sesuai dengan kenyataan. Obama juga berupaya menjalankan undang-undang 2008 yang memerintahkan untuk mengurangi jumlah anak yang meninggal terkait penggunaan mobil. Latar belakang ini membuat Lembaga Nasional Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya AS (NHTSA) mengusulkan regulasi penggunaan kamera belakang pada setiap mobil dan pikap yang dipasarkan di AS. Langkah ini akan menambah ongkos produksi 58 dollar AS sampai 203 dollar AS per unit. Usulan ini belum diresmikan dan masih harus menunggu pembahasan lebih lanjut dari pemerintah.

No comments:

Post a Comment

 

Most Reading

Sidebar One